Minggu, 17 November 2013

Rumah Baca Sederhana untuk Berjuta Pengetahuan

Rumah Baca Sederhana untuk Berjuta Pengetahuan
            Pernahkah kita terpikir saat kita menunggu angkutan, menunggu teman menjemput menunggu pedagang makanan lewat kita dapat melakukan sesuatu yang mengasyikkan seperti membaca buku atau menulis catatan-catatan kecil.
            Dalam berita Jawa Pos Edisi Hari Minggu 17 November 2013 saya membaca sebuah artikel mengenai perpustakaan mini yang dibangun di tepi jalan di Washington DC Amerika Serikat. Perpustakaan mini di sana dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang notabene sedang "menunggu" sebuah aktivitas. 
            Saya memiliki pemikiran bagaimana membangun sebuah rumah baca sederhana di rumah sendiri untuk dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar. Misal ketika banyak ibu-ibu yang bertandang sambil membawa anak-anak mereka, pada saat arisan, atau pada saat kumpul organisasi lainnya. Kita bisa menyediakan minimal sepuluh sampai dua puluh buku pada tiap pertemuan dan memberi kesempatan pada mereka untuk membaca sebelum acara dimulai, terlebih jika mereka membawa anak-anak dalam acara tersebut maka akan lebih bagus para ibu tersebut mengenalkan budaya membaca sejak dini kepada anak mereka dan usia dini merupakan waktu yang paling tepat untuk mengajarkan berbagai hal yang positif supaya kelak anak-anak akan terbiasa melakukannya dalam hidup mereka.
            Semoga tulisan sederhana ini dapat menggugah masyarakat sekitar, baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa untuk meningkatkan daya membaca supaya lebih terasah lagi. Tidak perlu lama atau sampai memaksakan diri selesai membaca satu buku yang terpenting adalah sedikit namun rutin melakukannya. Sekian dan semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar