Cerita enam kepala (Bagian Pertama)
Dalam suatu rumah mungil di sudut kota Surabaya terdapat enam orang penghuni kos, mereka menamakan kos itu "Ceria". Mereka bernama Ruw, Bear, Zhio, Sha, Ippu dan Beth. Ruw memiliki sifat semaunya, merasa berkuasa dan paling pintar dalam mengatur berbagai hal di sana, dia tidak pernah mau mengerti bagaimana rasa lelah sahabat-sahabatnya yang sudah mencuci, mengepel, memasak, dsb. Ruw selalu memerintah Zhio yang masih kecil, usia Zhio baru 17 tahun dan sedang mendalami ilmu di sebuah sekolah setara SMA dengan program kejar paket C. Zhio memang anak yang baik dan rajin meskipun memiliki kehidupan yang kelam dalam keluarganya, namun ia tetap semangat dalam menjalani hari-harinya. Setiap pagi sampai jam 17.00 dia bekerja di suatu pusat perbelanjaan dan pada malam harinya dia masuk sekolah. Zhio selalu merasa gembira, meskipun dikhianati pacarnya, dia tidak berniat membalasnya namun tetap menganggap mantan pacarnya itu sebagai teman. Siapapun yang yang mengenal sosok gadis cilik satu ini pasti ingin berteman baik dengannya, karena kepolosannya dan keceriaannya ini setiap orang yang baru saja mengenalnya pasti menganggap dia "gadis hebat"Lain lagi ceritanya dengan seorang Bear. Dia memang anak yang terkesan sudah mendewasakan dirinya sendiri dan menganggap bijak setiap kata-katanya.. Bear ini sering dibilang orangnya berlebihan dalam menanggapi apapun, bawel pula.. Apa-apa pingin diurusi dan selalu saja ikut campur dalam persoalan yang menyangkut kos, apalagi kalau urusan piring gelas dan lainnya belum beres...Huh bisa seperti emak-emak yang bawelnya minta ampun. Satu lagi kejelekannya suka makan, lho kok bisa jelek? Bukan pada sukanya, tapi Bear ini doyan makan tanpa mau keluar uang, tiap teman-temannya punya makanan, dia selalu aja mau ikut nimbrung makan..Bayangkan, gimana dengan Anda semua kalau punya teman seperti itu..Hmm, tepatnya harus ekstra sabar setiap harinya dech. Tapi yang baik dari Bear ini adalah rajin ibadah, rajin bangun mandi dan rajin belajar Bahasa Mandarin...Secara dia kuliah di jurusan itu sih..Haha..
"Teng..teng...Sudah jam 5 pagi... Gedebuk..gedebuk... pyarr... Kalau pagi Sha termasuk juga dalam jajaran anak rajin, setelah bangun dan cuci muka, dia langsung menuju dapur untuk menyiapkan beras buat ditanak, bahan-bahan buat masak, dsb.. Sayangnya Sha anaknya kelewat pendiam, sampai-sampai kalau diajak ngobrol ndak bisa komentari apapun. Mungkin kejengkelan yang sering kita alami adalah saat pergi bareng dia yang super duper diem. Tapi tau-tau bilang ndak cocok ke tempat ini, ndak mau makan menu ini dan itu...hufff.. Tapi bagi yang udah pengertian sama Sha pasti tau sebenarnya dia ini sangat kalem dan pemalu. Fisiknya yang mungil dan kurus membuatnya kurang percaya diri mungkin.. Tapi sejujurnya dia anaknya emang benar-benar baik hati banget, apalagi sama kakak sepupunya Ippu yang satu kamar sama dia... Ippu yang udah gede selalu bersikap seenaknya, minta dilayani terus, makanan harus ada di meja makan, bangun sengaja siang, telponan sambil teriak-teriak sama cowoknya..Haduhh hampir setiap tingkahnya bikin jengkel penghuni kos "Ceria".
To be continued
Tidak ada komentar:
Posting Komentar