Minggu, 22 Desember 2013

Natal Penuh Kasih dan Sukacita

     Natal akan tiba. Setiap tanggal 25 Desember, umat kristiani senantiasa merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus. Natal identik dengan sukacita, kegembiraan, kasih dan kepedulian. Apakah Natal memberi kebebasan untuk kita bersenang-senang? Perayaan Natal lebih memberi kita peringatan, apa makna sebenarnya? Ketika kita menjalani Masa Adven selama kurang lebih satu bulan, kita diperkenankan untuk lebih banyak merenung, melangkah, melakukan pekerjaan dengan penuh semangat, memberi bantuan kepada khalayak yang membutuhkan, juga pendalaman iman lainnya. Masa Adven memberi kita banyak waktu untuk perenungan dan pembuktian bahwa kita sebenarnya memiliki nurani untuk saling berbagi kepada sesama, berbagi pada orang-orang yang kita cinta seperti orang tua, kakak dan adik, kakek nenek, teman-teman, dan orang lain yang ada di sekitar kita.
    Kelahiran Tuhan Yesus sangat kita nantikan, di mana setiap manusia mengharapkan adanya kedamaian di hati dan di bumi. Damai sukacita Natal membuat kita mengerti bahwa Natal tidak harus diwujudkan dengan berfoya-foya, membeli barang-barang mewah, dan sebagainya. Akan lebih bermakna ketika kita menantikan kelahiran Tuhan Yesus dengan perenungan, berpuasa, berdoa bersama keluarga, saling memberi senyum sukacita, dan hal-hal positif lainnya. 
    Mari kita sambut Natal di tahun ini dengan penuh khidmat, hati yang damai serta pengharapan yang luar biasa besarnya kepada Tuhan kita Yesus Kristus.
Merry Christmas 2013


Minggu, 08 Desember 2013